Sudah bukan hal yang asing jika kita membicarakan Air Conditioner (AC) atau penyejuk ruangan. Saat ini, ada banyak jenis AC yang beredar di pasaran seperti AC Split, AC Standing, dan AC Cassette.
Berbagai merek ternama terus bersaing menghadirkan produk terbaiknya. Apalagi sejak kondisi ekonomi dunia menurun, banyak produsen berlomba menciptakan AC hemat listrik yang tetap nyaman digunakan.
Dari sekian banyak pilihan, berikut 3 merek AC hemat listrik terbaik yang layak dipertimbangkan.
Indonesia sebagai negara beriklim tropis memiliki suhu udara rata-rata sekitar 25-35 derajat celcius. Dengan suhu tersebut memaksa Sebagian besar masyarakat Indonesia yang tinggal di daerah perkotaan harus menggunakan Air Conditioner (AC) sebagai penyejuk ruangan untuk bekerja di kantor ataupun bersantai dirumah. Tetapi dari sebagian besar masyarakat Indonesia yang memiliki AC, banyak juga yang belum tahu fakta dan mitos tentang AC. Kali ini Haka Polar akan sedikit mengulas apa saja fakta dan mitos tentang AC yang belum banyak orang ketahui. (more…)
Kebutuhan AC dengan teknologi hemat listrik mulai semakin meningkat belakangan ini terlihat saat tarif dasar listrik yang kian naik di beberapa bulan terakhir. Lalu tipe dan merk AC apa yang bisa menghemat konsumsi listrik? Pasti menjadi pertanyaan mendasar bagi para konsumen saat akan membeli AC terutama bagi para konsumen perkantoran. Ternyata terdengar kabar belakangan ini AC Daikin split Inverter yang menjadi pusat perhatian para konsumen terutama di perkantoran. Kenapa bisa demikian? Nah, sekarang saya akan memberikan sedikit ulasan mengenai AC Daikin split Inverter yang bisa mengurangi tagihan listrik dikantor. (more…)
Pilih mana yah, AC dengan teknologi Inverter atau AC dengan teknologi Low Watt? Secara maknanya mungkin yang awam masih berpikir, sama saja pilih AC Inverter atau AC Low Watt karena sama-sama hemat listrik. Pernyataan seperti itulah yang masih banyak didengar bagi seseorang yang ingin membeli AC hemat energi.
Mungkin secara arti luas sama, tapi ternyata secara kinerja dari AC Inverter dan AC Low Watt sangatlah berbeda. Karena kedua teknologi tersebut memiliki perbedaan pada kinerja pada kompresornya.
Pada AC Low Watt atau biasa dikenal AC rendah watt dibuat dengan daya yang lebih rendah sehingga banyak diminati bagi seseorang yang memiliki daya listrik cukup rendah di rumahnya, karena memang AC Low Watt ini merupakan sebuah inovasi bagi kebutuhan konsumen dengan daya listrik yang rendah. Pada dasarnya yang membuat hemat listrik pada AC Low Watt adalah dengan mengurangi daya pada kinerja kompresor.
Kelebihan AC Low Watt dari AC Inverter yaitu pada harganya yang lebih murah, meskipun belum terlalu maksimal untuk membuat listrik menjadi lebih hemat.
Kekurangan AC Low Watt dari AC dengan teknologi Inverter yaitu untuk mencapai suhu yang ditentukan akan lebih lama ketimbang AC Inverter.
Pada AC Inverter seperti yang sudah disebutkan diatas, kinerja dari kompresornya sangat berbeda dengan AC Low Watt. Jika AC Low Watt pada saat suhu ruangan sudah tercapai, maka kompresor akan otomatis mati dan saat suhu ruangan meningkat maka kompresor akan menyala kembali. Berbeda dengan AC Inverter yang selalu menjaga suhu ruangan tetap stabil sehingga kompresor tidak mati nyala, dan itulah yang membuat AC lebih hemat listrik bahkan diklaim dapat menghemat energi sampai 60% dari AC dengan teknologi lainnya. Karena suhu yang stabil, maka anda akan merasakan dingin yang nyaman meski berada lama di ruang AC tersebut.
Kelebihan AC Inverter seperti yang baru dijelaskan diatas, tentu saja AC dengan teknologi Inverter lebih hemat listrik ketimbang AC Low Watt. Serta lebih cepat dingin tentunya.
Kekurangan AC Inverter sudah pasti dari harganya yang lebih mahal ketimbang AC Low Watt.
Nah sekarang sudah tahu kan perbedaan yang mendetail dari AC Inverter dan AC Low Watt yang terlihat dari kinerja pada kompresornya. Sekarang tinggal anda yang menentukan, mana yang cocok dengan anda. Apakah AC Inverter yang dapat menghemat listrik sampai 60%, atau AC Low Watt yang dapat digunakan di rumah dengan daya rendah dan tentunya harganya juga yang lebih terjangkau.
Semua tergantung dari kebutuhan anda sebagai konsumen lebih memilih AC Inverter atau AC Low Watt. Jika kebutuhan AC di rumah anda dengan jangka waktu yang panjang maka AC dengan teknologi Inverter yang tepat bagi rumah anda meski lebih mahal harganya, tetapi jika kebutuhan AC di rumah anda hanya sekitar 3-4 jam pemakaian konstan, maka AC Low Watt yang cocok untuk anda.
Kali ini, PT Haka Polar Indonesia, diundang oleh Panasonic untuk melihat fasilitas pabrik AC Panasonic di Malaysia pada tanggal 14-16 Agustus 2017 lalu dalam rangkaian acara “Workshop Inverter & Factory Visit Panasonic Air Conditioning 2017”. Bapak Khendry selaku pimpinan PT Haka Polar Indonesia mewakili perusahaan untuk pergi ke Malaysia. Pabrik yang bernama Panasonic Appliance Air Conditioner Malaysia (PAPAMY) ini menghasilkan produksi sekitar 12 ribu unit AC Panasonic per hari dan 2,4 juta AC Panasonic per tahun.
Workshop Inverter & Factory Visit Panasonic Air Conditioning
Selain mengundang berbagai dealer AC Panasonic di Indonesia, Panasonic juga mengundang berbagai media di Indonesia baik media cetak maupun media online. Beberapa media yang hadir diantaranya yaitu kompas.com, liputan6.com, detik.com, kompas cetak, dan lainnya. Kunjungan dilakukan ke pabrik AC Panasonic yang memproduksi AC untuk kebutuhan residensial (rumah tangga) dan komersial (bisnis). Selain itu, ada juga kunjungan ke pabrik kompresor Panasonic. Pada kunjungan tersebut, kami diperlihatkan proses produksi mulai dari 0 sampai menjadi sebuah AC dan kompresor. Selain ke pabrik, kami juga diperkenalkan produk AC Panasonic terbaru, U10TKP AC Split Inverter.
Pabrik AC Panasonic di Malaysia yang dikenal dengan sebutan PAPAMY, merupakan pabrik pendingin udara (AC) Panasonic terbesar kedua di dunia setelah Cina yang dapat memproduksi AC sekitar 4 juta unit per tahun. Luas lahan pabrik tersebut mencapai 200.000 m² dan memiliki total karyawan sekitar 4041 orang.
Pabrik PAPAMY hanya memproduksi beberapa tipe AC Panasonic seperti AC split wall, AC dengan sistem eco VRF atau AC berkapasitas besar dan AC berteknologi inverter. Tipe AC standing dan cassette diproduksi di Cina.
Panasonic telah fokus mengembangkan produk pendingin udara (AC) berteknologi inverter sejak 8 tahun lalu. Sekitar 42 persen produk AC inverter dari PAPAMY diekspor ke Eropa. Beberapa produk AC Panasonic yang diproduksi di Malaysia untuk dipasarkan di Indonesia, antara lain seperti PN18SKP, U10TKP, U13TKP.
Dalam kawasan PAPAMY, terdapat tempat pengembangan dan penelitian (R&D) yang dibangun pada tahun 1991 atau lebih dikenal dengan PAPARDMY. Pada gedung tersebut, terdapat beberapa ruang pengujian yakni untuk mengecek dinginnya AC, kebisingan AC, ketangguhan produk AC dan lainnya.
Foto – Foto Saat di Pabrik AC Panasonic Malaysia (PAPAMY)
Dibawah ini beberapa dokumentasi foto saat PT Haka Polar Indonesia berada di Panasonic Appliance Air Conditioner Malaysia (PAPAMY) di Malaysia.
Direktur Global Marketing Center (GMC) PAPAMY, Tomonori Sato (Kiri) & Direktur PT Haka Polar Indonesia, Khendry (kanan)