6 Langkah Agar Penggunaan AC Optimal

Perhatikan 6 Hal Ini Agar Penggunaan AC Optimal dalam Rumah

 

Indonesia hanya memiliki 2 musim saja, yaitu musim hujan dan musim panas (kemarau). Ketika musim hujan sudah berakhir dan memasuki musim panas (kemarau), maka saatnya menggunakan sistem pendingin untuk menjaga suhu dalam rumah nyaman untuk ditinggali. Oleh karena itu, perlunya memastikan sistem pendingin bekerja dengan baik saat musim panas berlangsung. Berikut ini adalah beberapa cara dalam mempersiapkan rumah dan mengoptimalkan Air Conditioner (AC) agar dapat beroperasi dengan baik saat musim panas.

6 Langkah Agar Penggunaan AC Optimal dalam Rumah

Cara Optimalkan Penggunaan AC dalam Rumah

  1. Periksa insulasi loteng – Untuk memastikan efisiensi penggunaan AC (sistem pendingin), periksa dan perbaiki insulasi pada loteng. Hal tersebut dilakukan agar bisa mendapatkan suhu yang nyaman dengan efisien.
  2. Segel kebocoran udara – Cek lagi, apakah dalam ruangan yang ada AC terdapat kebocoran udara. Hal tersebut berguna agar penggunaan AC dapat lebih efisien dalam mendinginkan suhu ruangan tersebut. Bila memiliki jendela yang bisa buka tutup, maka cek saat jendela tersebut tertutup, apakah ada kebocoran atau tidak. Jika ada, lekas perbaiki.
  3. Periksa filter udara Anda – Sebelum menyalakan AC pada musim panas (kemarau), periksa filter udara Anda. Filter udara kotor membatasi aliran udara dan membuat sistem pendingin (penggunaan AC) Anda beroperasi kurang efisien. Kebanyakan filter harus diperiksa setidaknya sebulan sekali dan diganti bila terlihat kotor.
  4. Membersihkan daerah sekitar unit AC – Pada unit kondensasi outdoor, membersihkan daerah dari puing-puing seperti daun dan rumput mati. Ini juga merupakan ide yang baik untuk memangkas kembali setiap dedaunan di dekat unit untuk memastikan aliran udara yang memadai.
  5. Memeriksa saluran pembuangan – sistem pendingin Anda akan perlu untuk mengalirkan kelebihan air saat beroperasi. Untuk memeriksa saluran pembuangan, periksa saat AC berjalan, sehingga akan melihat apakah air yang dibuang tersebut mengalir lancar atau tidak. Jika Anda tidak melihat air apapun, mungkin menjadi tanda saluran pembuangan air tersumbat.
  6. Pemeriksaan AC oleh profesional – Pemeliharaan rutin pada AC Anda akan membuat sistem pendingin tersebut berjalan efisien. Jasa pemeliharaan AC profesional akan memeriksa bahwa AC Anda pada tingkat yang benar seperti komponen listrik dan mekanik beroperasi dengan benar.

Baca Juga : Tips Merawat AC Agar Lebih Awet Dipakai

Jadikan musim panas (kemarau) Anda tetap asyik karena penggunaan AC dalam rumah berjalan dengan baik sehingga dapat mewujudkan suhu yang nyaman. Oleh karena itu, sebaiknya lakukan saran 6 langkah tersebut agar penggunaan AC optimal dalam rumah.

Tips Merawat AC Agar Awet Dipakai

Cara Merawat AC yang Baik dan Benar Agar Awet Dipakai

 

Penyejuk ruangan / AC sangat diperlukan ketika cuaca panas melanda, apalagi di Indonesia yang memiliki iklim tropis dimana suhu rata-rata mencapai 30 derajat celcius. Oleh karena itu, banyak yang menggunakan AC dalam ruangan.

Penggunaan AC yang tidak disertai dengan perawatan maka akan mudah cepat rusak dan hal ini tidaklah bagus untuk penghematan biaya baik dalam rumah tangga maupun dalam perusahaan. Jika masih dapat digunakan dengan baik, kenapa harus beli….

6 Cara untuk Merawat AC agar Awet

Ada beberapa cara untuk merawat AC agar awet dan tahan lama dalam pemakaian sehingga dapat menghemat pengeluaran dalam membeli AC baru. Seperti yang dikutip dari website daikin.co.id, ada beberapa tips merawat AC untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi, diantaranya yaitu :

1. Aturlah suhu AC pada 23-25 ​​derajat celcius, ini akan membantu meningkatkan kenyamanan dan efisiensi AC.

2. Pemeliharaan rutin dengan membersihkan unit AC teratur sesuai jadwal. Misalkan jika AC digunakan setiap hari dan beroperasi selama 24 jam, maka disarankan untuk membersihkan AC sekali dalam sebulan dan jika AC tersebut hanya digunakan selama 8 jam/hari, maka disarankan untuk membersihkan AC setiap tiga bulan sekali.

Baca Juga : Suhu Tepat, Hunian Nyaman

3. Matikan AC jika ruangan tersebut tidak dipakai, hal tersebut sangat berguna untuk meminimalkan biaya listrik yang membengkak, padahal dalam ruangan tersebut tidak ada orang sehingga tidaklah memerlukan AC nyala.

4. Pastikan sumber listrik cukup untuk menjalankan unit AC dan stabil. Jika tidak stabil maka akan dapat menyebabkan kerusakan unit AC tersebut.

5. Pastikan semua ventilasi tertutup atau ditutup ketika menyalakan AC. Hal tersebut berguna untuk mencapai kenyamanan optimal pada suhu yang diinginkan dan juga dapat menghindari unit kompresor overload.

6. Untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, dapat menambahkan perangkat Air Purifier sebagai sebuah pilihan yang tepat.

 

Bijaklah dalam menggunakan AC. Semoga 6 cara untuk merawat AC tersebut dapat menjadi sebuah referensi bagi Anda dalam memelihara / merawat AC agar lebih tahan lama dan awet dalam pemakaian sehingga tidak harus membeli lagi AC yang baru dalam waktu yang dekat.

6 Cara Merawat AC agar Awet Tahan Lama

Referensi :
http://www.daikin.co.id/news_article/article/tips/index.html

Suhu Tepat, Hunian Nyaman

Bagaimana Caranya Buat Hunian Nyaman dengan Suhu yang Tepat?

 

Tatanan ruang boleh indah dengan berbagai furnitur dan ornamen cantik yang tidak murah. Namun, jika suhu terasa panas, hal tersebut tentu membuat tidak betah untuk berlama-lama. Melakukan kegiatan apapun menjadi serba salah. Banyak beraktivitas membuat gerah, sementara ingin beristirahat juga terasa tak nyaman.

Padahal, rumah merupakan tempat bernaung untuk melepas lelah, berkumpul bersama keluarga dan sanctuary personal. Kenyamanan yang bisa dirasakan dari tempat berhuni pun bisa melahirkan berbagai ide inspiratif untuk berkarya dan mengembangkan diri. Berhuni di lokasi yang masih sejuk atau berada di ketinggian, tentu menjadi keistimewaan tersendiri. Namun, bagaimana jika berada di tengah kota yang padat? Udara lingkungan sudah tercemar, aliran angin pun kerap terhambat bangunan tinggi.

Siasat Cermat Mendinginkan Ruangan

Desain arsitektur rumah memegang peranan penting untuk menciptakan sirkulasi udara yang baik. Rumah yang mungil sekalipun sebaiknya memiliki banyak bukaan jendela agar terjadi aliran udara yang baik. Namun, sebaiknya hindari membuat bukaan yang menghadap langsung ke arah datangnya sinar matahari seperti di barat dan timur. Jika tak bisa dihindari, siasati dengan menggunakan penghalang seperti tirai, kanopi dan tanaman agar sinar matahari tidak langsung menerobos masuk ke dalam rumah. Akan lebih baik jika bukaan jendela dan pintu sesuai dengan arah aliran angin untuk memaksimalkan hawa dalam ruang tetap adem.

Desain ruangan dengan langit-langit tinggi juga menjadi solusi efektif untuk membuat ruangan tidak pengap dan udara mengalir lancar. Penataan barang yang tidak terlalu penuh dalam ruang sedikit banyak turut menentukan hawa ruangan. Kini, bagi warga urban, penyejuk udara (AC) menjadi solusi utama. Terlebih di tiga ruang utama di rumah, yakni kamar tidur utama, kamar tidur anak, dan living room (ruang keluarga).

Gunakan AC Sesuai Kebutuhan

Setiap ruangan bisa menggunakan jenis AC yang berbeda, sesuai kebutuhan. Di kamar tidur, misalnya, memilih AC yang memiliki fitur mengatur suhu ruangan secara otomatis agar kualitas tidur tidak terganggu oleh suhu yang terlalu panas atau dingin. Sementara itu, ruang keluarga yang biasa menjadi pusat aktivitas seluruh keluarga membutuhkan AC yang mampu mendinginkan dengan cepat. Dalam hal ini, menyesuaikan kapasitas AC dengan luas ruangan tidak bisa ditawar agar fungsi penyejuk udara itu berjalan maksimal. Kapasitas AC yang terlalu kecil atau besar dalam sebuah ruangan dapat menjadi penyebab pemborosan konsumsi listrik.

Suhu-AC-Tepat-Hunian-Nyaman-www.hargaac.co.id

Perangkat elektronik ini memang dirancang lebih personal. Kedudukannya pun berubah. Jika dulu AC masih dianggap sebagai barang mewah, kini telah menjelma menjadi kebutuhan bagi warga kelas menengah dengan beragam tipe dan teknologi. Dulu, tidak terlalu banyak pertimbangan yang dilakukan calon konsumen, yang penting bisa mendinginkan, harga terjangkau, efisien, dan tahan lama. Namun, kini, perangkat AC yang memiliki teknologi hemat energi dengan fitur tambahan sebagai added value (nilai tambah) kini menjadi pertimbangan utama sebelum membeli. Apalagi saat ini sudah banyak toko AC yang jual AC split untuk rumah dengan harga yang terjangkau.

Perkembangan pasar beberapa tahun terakhir pun menunjukkan adanya perubahan perilaku konsumen yang lebih menyasar AC yang memiliki fitur kesehatan dan hemat energi. Fitur kesehatan antara lain dikembangkan dengan menggunakan filter yang mampu menyaring debu dan kuman dengan maksimal.

Baca Juga : Gunakan AC Ini Agar Udara Sejuk Tanpa Boros

Sementara itu, teknologi hemat energi terus berkembang untuk memberi kenyamanan maksimal bagi pengguna. Bukan sekedar menciptakan AC dengan konsumsi listrik rendah, teknologi hemat energi yang dibenamkan pada AC menitikberatkan pada proses kerja AC yang bekerja dengan lebih efektif. Teknologi hemat energi mampu mendinginkan ruangan dengan lebih cepat, tanpa harus mengonsumsi listrik secara berlebihan. Menyalakan lebih dari satu AC dalam waktu bersamaan pun kian dimungkinkan. Sehingga hunian nyaman dengan suhu yang tepat dapat diwujudkan.

Udara Sejuk Tanpa Boros, Gunakan AC Ini

Gunakan AC Tipe Ini Agar Listrik Tidak Boros

 

Bermukim di kota besar dengan impitan gedung tinggi dan padat menjadikan udara segar dan sejuk merupakan keistimewaan tersendiri. Cara termudah untuk menyiasatinya adalah menggunakan penyejuk udara. Namun, dengan pemakaian rata-rata 8-10 jam per hari, penyejuk udara (AC) kerap dituding sebagai penyebab membengkaknya tagihan listrik di akhir bulan atau boros listrik.

Diakui, AC merupakan salah satu komponen konsumsi listrik terbesar dalam sebulan. Namun, tuntutan pasar tak menyurutkan penetrasi AC di negeri ini. Pendinginan cepat dan hemat energi. Hal inilah yang menjadi pilihan utama ketika memilah ragam tipe AC.

Solusi Efektif

Biasanya, Air Conditioner hemat energi identik dengan low watt. Persoalannya, AC dengan daya rendah ini membutuhkan proses pendinginan yang lebih lama. Namun, jika Anda cocok dengan hal tersebut maka dapat dipilih AC split tipe low watt. Selain low watt, ada juga tipe inverter yang bisa menjadikan tagihan listrik lebih hemat, asalkan pemakaian secara terus menerus selama 8-10 jam tanpa dimatikan karena inverter lebih murah tagihan listriknya jika selalu dinyalakan.

Udara Sejuk Tanpa Boros, Pakai AC Ini

Selain tipe low watt dan inverter, sesuaikan juga dengan ukuran kamar dan ukuran pk. Ukuran kamar yang lebih kecil biasanya membutuhkan ukuran pk yang lebih kecil juga. Jangan salah memilih ukuran pk agar tidak boros dalam tagihan listrik. Biasanya ukuran pk AC mulai dari 1/2 pk sampai 3 pk untuk AC tipe split baik low watt dan inverter.

Pilih AC Terbaik

Saat ini terdapat 2 brand AC yang terbaik di Indonesia yaitu Panasonic dan Daikin. Kedua brand AC tersebut menawarkan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu keunggulan dan kekurangan dari masing-masing brand AC tersebut sehingga Anda dapat memilih AC yang tepat untuk kebutuhan penyejuk udara dalam rumah Anda.

Baca Juga : Mengapa AC Panasonic Ramah Lingkungan? Ini Alasannya

Selain itu, faktor lainnya dalam menentukan pilihan adalah sesuaikan dengan budget Anda, apakah mau membeli yang lebih mahal ataupun yang lebih murah. PT. Haka Polar Indonesia sebagai salah satu distributor AC Panasonic dan AC Daikin di Tangerang dapat memberikan solusi untuk kebutuhan AC / Penyejuk udara dalam rumah Anda, kami juga melayani jasa pasang AC.

 

*Referensi : Kompas utopialiving edisi cetak pada tanggal 23 Desember 2015

Mengapa AC Panasonic Ramah Lingkungan?

Jadikan Dunia Lebih Baik dengan Perangkat AC Panasonic yang Ramah Lingkungan

 

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menekankan bahaya pemanasan global. Perubahan cuaca ekstrem merupakan salah satunya. Penggunaan hydro chloro fluoro carbon (HCFC) yang terdapat di pendingin udara merupakan salah satu penyebabnya. Senyawa ini memiliki efek menipiskan ozon sehingga menimbulkan pemanasan global.

AC Panasonic Ramah Lingkungan
AC Panasonic Ramah Lingkungan

Melihat berbahayanya senyawa itu, para produsen AC pun mulai memperhatikan hal tersebut. Panasonic salah satunya. Perusahaan asal Jepang ini memproduksi AC generasi terbaru yang ramah lingkungan dengan tidak lagi menggunakan senyawa HCFC yang merusak ozon. Panasonic menegaskan komitmennya untuk menciptakan kehidupan dunia menjadi lebih baik. Jadi, mereka tidak lagi memproduksi AC hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumen tetapi juga merawat lingkungan.

AC Panasonic Ramah Lingkungan

Slogan “A Better Life, A Better World” yang diusung membuat Panasonic terus berinovasi menciptakan produk yang canggih dan berkualitas. Salah satunya dengan merilis AC iAuto-X. Teknologi terbaru Panasonic ini diklaim mampu mendinginkan ruangan hingga 35 persen lebih cepat. Selain itu, AC ini dilengkapi teknologi Aerowings yang memberikan efek shower cooling untuk menghindari aliran udara dingin secara langsung untuk memastikan pendinginan udara lebih merata.

Panasonic juga menyematkan teknologi nanoe-G untuk membersihkan udara di lingkungan rumah. Jadi, setiap bakteri dan jamur serta bau yang tidak sedap di udara dan di permukaan bisa hilang dan udara jadi lebih sehat. Teknologi untuk kesehatan ini juga dilengkapi in-filter deactivation yang ampuh melumpuhkan 99 persen bakteri dan virus yang terperangkap di filter.

Baca Juga : Tips Hemat Listrik Saat Pakai AC

Selain hal tersebut diatas, Panasonic juga memiliki kepedulian terhadap energi. Pada AC ini, kombinasi teknologi Econavi plus inverter membuat perangkat bisa lebih hemat energi 65 persen karena mampu memantau lokasi, gerakan, populasi manusia, dan intensitas cahaya. Panasonic menyediakan iAuto-X dalam beragam kapasitas, yaitu 1 PK, 1,5 PK, 2 PK dan 2,5 PK. Dapatkan teknologi AC yang bermanfaat untuk kesehatan dan yang ramah terhadap lingkungan kita.

Tertarik untuk membeli AC Panasonic terbaru? Klik halaman ini untuk info harga terbaru dari HK.

 

*Referensi : Kompas Klasika edisi cetak pada tanggal 23 Desember 2015