Saat kita akan membeli AC pasti yang paling utama ditanyakan oleh penjual adalah “ingin AC yang berapa PK pak/bu?” Setelah kita menentukan AC dengan kapasitas PK tertentu biasanya sales AC tersebut menawarkan beberapa AC dengan PK yang sama namun dengan merk dan BTU yang berbeda. Lalu timbul lah pertanyaan bagi kita, apa arti BTU dan PK pada AC serta hubungan keduanya.

arti btu dan pk

Nah berikut ini Haka Polar akan memberikan sedikit ulasan mengenai arti BTU dan PK pada AC serta hubungan keduanya. Selain kita dapat mengerti arti BTU dan PK pada AC kita juga akan mengerti ruangan dengan luas tertentu harus menggunakan ukuran BTU dan PK tertentu pula. Jika sebelumnya Haka Polar megulas seputar memilih AC dengan menentukan jenis Freon di artikel ini : Pilih Tipe Freon AC yang Terbaik. Dan Kali ini Haka Polar juga akan mengulas tentang memilih AC sesuai BTU dan PK pada AC.

Sebelum Haka Polar mengulas lebih dalam arti BTU dan PK pada AC ada baiknya Haka Polar memberitahukan bahwa menentukan AC itu harus memperhitungkan juga luas ruangan anda yang akan dipasangi AC, supaya nanti lebih mudah dalam menentukan BTU dan PK pada AC yang akan anda miliki.

Yang pertama, apa itu BTU?

BTU merupakan satuan energi yang digunakan di Amerika Serikat yang memiliki arti “British Thermal Unit” dan biasanya di definisikan dengan per jam yang menjadi satuan BTU/hour atau BTU/h. Satuan ini masih sering ditemukan di Britania Raya atau Inggris pada sistem pemanas dan pendingin ruangan. Namun lambat laun satuan tersebut telah berganti menjadi satuan energi dari unit SI, yaitu Joule (J).

Lalu apa hubungan BTU/h dengan AC?

Tentu sangat berhubungan dengan AC, karena BTU/h ini untuk menyatakan kemampuan mengurangi panas / mendinginkan suatu ruangan dengan luas dan kondisi tertentu selama satu jam. Semakin tinggi BTU/h maka semakin cepat juga AC mendinginkan ruangan yang luasnya sesuai dengan besaran BTU/h nya. Namun kenyataannya orang awam lebih mengenalnya dengan satuan PK.

Selanjutnya, apa itu PK?

PK sendiri adalah berasal dari bahasa Belanda yang kepanjangannya adalah “PaardeKracht” yang jika diartikan dalam bahasa Inggris menjadi Horse Power (HP) dalam bahasa Indonesia tentunya tenaga kuda. Berikut ini satuan PK jika di konversi menjadi BTU/h :

AC ½ PK = ±5.000 BTU/h
AC ¾ PK = ± 7.000 BTU/h
AC 1 PK = ± 9.000 BTU/h
AC 1½ PK = ±12.000 BTU/h
AC 2 PK = ±18.000 BTU/h

Selanjutnya untuk melengkapi artikel kali ini Haka Polar akan memberikan informasi cara menentukan BTU dan PK pada AC untuk ruangan dengan luas tertentu. Berikut rumusnya :

(W x H x I x L x E) / 60 = kebutuhan BTU/h
W = panjang ruang (satuan feet)
H = tinggi ruang (satuan feet)
I = nilai 10 jika ruangan berinsulasi (berada di lantai bawah, atau berhimpit dengan ruang lain). Nilai 18 jika ruang tidak berinsulasi (di lantai atas).
L = lebar ruang (satuan feet)
E = beri nilai 16 jika dinding terpanjang menghadap ke utara; beri nilai 17 jika menghadap ke timur; beri nilai 18 jika menghadap ke selatan; dan beri nilai 20 jika menghadap ke barat.

Contoh :
Ruang berukuran 4mx8m atau (13 feet x 26 feet), tinggi ruangan 3m (10 feet) ruangan berinsulasi, dinding terpanjang menghadap ke utara. Kebutuhan BTU = (13 x 10 x 10 x 26 x 16) / 60 = 9.013 BTU/h. Dan jika kita lihat pada konversi antara PK dan BTU/h berarti ruangan tersebut membutuhkan AC dengan kapasitas 1 PK.

Demikian yang dapat Haka Polar sampaikan kali ini mengenai arti BTU dan PK pada AC serta hubungan keduanya untuk memilih AC mana yang cocok untuk ruangan kamar, ruangan keluarga, kantor atau apartemen anda. Untuk melakukan pemesanan AC Daikin, AC Gree atau AC Panasonic dapat menghubungi kami di halaman kontak. Bisa tanya-tanya juga solusi AC yang cocok untuk ruangan anda.

Arti BTU dan PK Pada AC Serta Hubungan Keduanya Untuk Memilih AC
Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *